Pengertian Branding, Jenis, Manfaat, dan Cara Membangun Branding

Sebagai seorang pebisnis, Anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan istilah Branding. Tapi apakah Anda sudah tahu apa itu pengertian branding, jenis, dan juga manfaat branding untuk bisnis.

Secara sederhana, branding adalah citra positif dari suatu merek. Ambil contoh air mineral, di luar sana ada banyak jenis dan mereknya. Tapi, yang terlintas di kepala adalah merek Aqua.

BACA JUGA: Google Bisnisku: Pengertian, Manfaat, Cara Daftar dan Verifikasi

Hal itu disebabkan karena brand Aqua yang sangat kuat di antara para pesaingnya. Sehingga orang-orang cenderung lebih mudah mengingat merek tersebut daripada merek lainnya.

Jika Anda ingin merek Anda ingin seperti itu, maka Anda perlu untuk membangun branding bisnis Anda. Namun, sebelum itu, ketahui dulu pengertian branding, jenis-jenis branding, dan juga manfaatnya.

1. Pengertian Apa Itu Branding

Sebelum Anda mengetahui pengertiannya, Anda harus tahu terlebih dahulu bahwa branding berasal dari kata dasar brand atau merek.

Mengutip dari Wikipedia, brand adalah tanda yang dikenakan oleh pengusaha (pabrik, produsen, dan sebagainya) pada barang yang dihasilkan sebagai tanda pengenal.

Sedangkan menurut American Marketing Association, merek adalah sebuah nama, istilah, tanda, simbol, atau desain, atau kombinasi dari hal-hal tersebut.

Dengan maksud untuk mengidentifikasi barang dan jasa dari satu penjual atau kelompok penjual dan untuk membedakannya dari para pesaing.

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa branding adalah sebuah upaya komunikasi untuk membuat, memperkuat, dan mempertahankan brand atau merek.

BACA JUGA: WhatsApp Bisnis: Pengertian, Manfaat, dan Cara Membuat WA Bisnis

2. Manfaat Branding untuk Bisnis

Setelah mengetahui pengertian apa itu branding, sekarang Anda pun harus tahu manfaatnya. Berikut ini beberapa manfaat dari membangun branding untuk bisnis Anda:

2.1 Sebagai Identitas Bisnis

Memiliki brand yang kuat dapat menjadi pembeda atau identitas dari kompetitor Anda. Pada umumnya identitas dapat berupa logo, slogan atau tagline, dan sebagainya.

BACA JUGA: Manfaat Social Media Marketing untuk Bisnis Online

2.2 Mendapatkan Loyalitas Pelanggan

Bisnis yang memiliki brand yang kuat akan lebih mudah untuk mendapatkan loyalitas dari para pelanggan. Anda pun dapat mengajak pelanggan untuk terlibat dalam membangun brand bisnis Anda.

2.3 Penetapan Harga Jual

Sebuah produk yang di branding dengan baik dapat mempermudah suatu bisnis untuk menentukan harga jual yang tinggi. Contohnya saja produk dari “Supreme”.

2.4 Branding Sebagai Daya Tarik

Suatu brand dapat menjadi daya tarik bagi orang-orang untuk mau mengetahui brand Anda. Daya tarik dapat ditampilkan berupa logo, desain web, kemasan produk, dll.

2.5 Membangun Persepsi

Setelah pelanggan menggunakan brand Anda dan mereka puas dengan apa yang mereka dapatkan. Maka, secara tidak langsung akan membangun persepsi yang baik terhadap brand Anda.

3. Jenis-Jenis dan Pengertian Branding

Dalam upaya membangun branding, Anda pun tidak bisa asal. Ada berbagai jenis-jenis dari branding yang perlu Anda perhatikan. Karena, setiap jenis branding memiliki tujuan dan media yang berbeda.

  1. Personal Branding
  2. Product Branding
  3. Corporate Branding
  4. Destination Branding
  5. Cultural Branding

BACA JUGA: Strategi Bisnis untuk Menghadapi Era Digital yang Ketat

Berikut ini kami ulas beberapa jenis-jenis dari branding yang paling populer. Simak di bawah ini!

3.1 Pengertian Personal Branding

Pastinya Anda sudah sering mendengar jenis branding yang satu ini. Tapi mungkin Anda belum tahu apa itu personal branding sebenarnya. Simak penjelasannya berikut ini.

Personal branding adalah salah satu upaya untuk membangun persona perseorangan untuk membuat diri sendiri sebagai brand. Sehingga mereka memiliki penilaian dari orang-orang.

BACA JUGA: Cara Membangun Branding dengan Social Media

Selain itu, nama dan karir mereka juga lebih dikenal oleh masyarakat luas. Contoh personal branding bisa Anda lihat dari artis-artis, selebgram, YouTuber, dan lain sebagainya.

Misalnya, apa yang pertama kali terlintas di kepala Anda ketika mendengar nama Atta Halilintar. Pastinya Anda akan langsung berkata dia adalah seorang “YouTuber”, benar kan.

3.2 Pengertian Product Branding

Sadar atau tidak, Anda setiap harinya melihat product branding dimana-mana. Seperti iklan di TV, media sosial, dan sebagainya. Itu semua adalah bagian dari product marketing.

Pengertian product branding adalah salah satu upaya untuk memberikan identitas pada suatu produk. Di mana identitas tersebut dapat mempengaruhi bagaimana konsumen memilih.

Product branding bertujuan untuk memperkenalkan atau mempromosikan suatu produk yang masih baru. Namun, dapat pula digunakan untuk meningkatkan penjualan produk lama.

3.3 Pengertian Corporate Branding

Corporate branding merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam marketing suatu perusahaan. Sehingga dibutuhkan strategi marketing yang tepat dan menyeluruh.

Menyadur dari Wikipedia, Corporate branding mengacu pada praktik mempromosikan nama merek entitas perusahaan, sebagai lawan dari produk atau layanan tertentu.

Tujuan dari branding untuk corporate ini adalah untuk diferensiasi. Maksudnya, memberi pembeda pada perusahaan atau produk tertentu dari para pesaing.

3.4 Pengertian Destination Branding

Sesuai dengan namanya, jenis branding yang satu ini menggambarkan orientasi brand-centric dari wilayah geografis. Misalnya saja seperti destinasi pariwisata suatu daerah.

Tujuannya adalah untuk mempromosikan suatu destinasi. Namun, promosinya dilakukan dengan cara yang lebih menarik, kredibel, dan jelas di pasar pariwisata melalui identitas merek.

Jenis branding yang satu ini terbilang cukup kompleks, karena ada layanan yang berlapis di dalamnya. Termasuk di dalamnya; kinerja individu dan pemangku kepentingan.

3.5 Pengertian Cultural Branding

Jenis branding yang satu ini menggambarkan gaya hidup yang secara budaya relevan dengan audiens.

Dengan kata lain, merupakan suatu upaya untuk memberikan identitas atau merek yang disesuaikan dengan keadaan reputasi, budaya, dan kebiasaan dari suatu bangsa.

4. Cara Membangun Branding

Sampai disini Anda telah mengetahui apa itu branding, manfaat, dan jenis-jenisnya. Sekarang waktunya untuk mengetahui cara membangun branding itu sendiri.

Berikut ini beberapa tips atau langkah-langkah yang Anda perlukan untuk membangun branding:

4.1 Menentukan Target Market

Strategi pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengetahui siapa target market Anda. Lakukan riset yang mendalam dari berbagai sumber seperti Google, sosmed, kompetitor, dan sebagainya.

BACA JUGA: Bisnis Online vs Offline, Mana yang Lebih Menguntungkan?

4.2 Menentukan Tujuan dari Branding

Setelah menentukan target market, sekarang Anda perlu menentukan tujuannya. Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa branding dapat menjadi “Daya Tarik”.

Pada dasarnya daya tarik dan keunikan dapat menjadi pembeda brand Anda dari kompetitor. Namun, itu tidak akan cukup untuk membuat brand Anda bertahan, dibutuhkan value di dalamnya.

Jadi, kepada siapa Anda akan memberikan value brand Anda? kebutuhan di bidang mana yang akan dipenuhi? sampai dengan cara apa yang akan Anda lakukan untuk memberikan value tersebut.

4.3 Menentukan Nama dan Logo Brand

Nama dari sebuah brand tidak bisa dibuat secara asal, karena akan menjadi karakteristik dan reputasi dari bisnis Anda. Sebuah nama akan berpengaruh untuk hal-hal lainnya.

Misalnya seperti pembuatan logo, domain website, aplikasi, dan sebagainya. Sehingga pemilihan nama haruslah dipikirkan sangat matang sebelum mengambil keputusan.

4.4 Menentukan Tagline Brand

Apakah Anda pernah mendengar slogan-slogan dari brand terkenal?

Jika iya, pastinya semua slogan tersebut terdengar catchy dan memiliki makna yang mendalam. Berikut ini beberapa contoh tagline dari brand-brand ternama:

  • Nike – Just Do It.
  • Apple – Think Different.
  • Coca-Cola – Open Happiness.
  • L’Oreal – Because You’re Worth It.
  • M&Ms – Melts in Your Mouth, Not in Your Hands.

Slogan yang baik dapat mewakili visi dan misi atau tujuan dari brand Anda. Sehingga proses penemuannya pun butuh waktu yang tidak sebentar.

4.5 Membuat Website

Setelah memiliki 4 hal di atas, sekarang Anda membutuhkan website untuk mendukung brand Anda. Membangun branding belum lengkap tanpa memiliki website.

Maka dari itu, Anda perlu website agar memudahkan pelanggan untuk menemukan berbagai informasi brand Anda. Tidak hanya untuk branding, website pun dapat meningkatkan omzet bisnis Anda.

Saat ini, Anda pun dapat menikmati manfaat memiliki website tanpa perlu tahu bagaimana cara membuatnya. Anda bisa gunakan jasa pembuatan website yang banyak sekali tersedia di internet.

IDBlog Media pun menyediakan layanan pembuatan website dengan harga yang sangat terjangkau. Anda dapat memiliki website bisnis Anda tanpa perlu repot, cukup terima beres.

5. Penutup

Itulah dia tadi penjelasan seputar pengertian apa itu branding, manfaat, jenis-jenis branding, dan cara membangun branding. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda.

Jika Anda suka dengan artikel ini, silahkan di share agar lebih banyak lagi orang-orang yang mengetahuinya.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *